Kampoong Hening : Jalan Menuju Kejernihan Hati

Mengenal Mental Health, Gerakan Modern yang Mendunia

Google, SAP, Intel, Aetna, dan banyak perusahaan lain telah mengikutkan lebih dari 10,000 karyawannya untuk pelatihan mindfulness.

Lebih dari 70% dari Fortune 100 adalah tim pelatihan untuk leaders and workers, di suatu tempat dalam organisasi.

Di luar sana ada ribuan program-program (mindfulness) akar rumput yang dimulai di berbagai perusahaan paling progresif di seluruh dunia.

Ini adalah gerakan.

-The State of Corporate Mindfulness, 2018

Sahabat, salah satu yang dapat memengaruhi kondisi fisik seseorang, ternyata tidak hanya kondisi kesehatan tubuh secara lahiriah saja, tetapi juga psikologis orang tersebut.

Justru jika kondisi psikologis seseorang terganggu, dapat memberikan pengaruh besar pada kesehatan fisik yang awalnya baik-baik saja.

Nah, mengingat betapa pentingnya kesehatan psikologis seseorang, maka setiap orang hendaknya benar-benar memerhatikan hal tersebut. Tidak hanya memikirkan dampaknya bagi diri sendiri, tetapi juga orang-orang di sekitar. Juga untuk sekarang, dan masa depan nanti.

Kesehatan mental atau mental health sendiri itu apa sebenarnya? Sudahkah Anda tahu? Menurut pengertian yang disampaikan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, kesehatan mental yang baik adalah ketikan kondisi batin seseorang berada dalam kondisi nyaman dan tenang, sehingga dapat memungkinkan orang tersebut menjalani kehidupan bermasyarakat dengan baik pula.

Mental health sendiri meliputi kesehatan secara psikologis, emosional, dan sosial. Itulah mengapa, kesehatan mental sangat penting tak hanya untuk menjaga keseimbangan dengan kondisi fisik seseorang, tetapi juga konsentrasi, hubungan antar individu, dan tindakan seseorang sehari-harinya.

Setelah memahami apa itu mental health, pastinya kini Anda tahu bukan, bahwa menjaga kesehatan mental untuk diri sendiri sangat penting? Itupun harus dilakukan sejak dini. Maka, tak hanya memerhatikan mental health orang dewasa saja, tetapi juga anak-anak dan remaja.

Sebab, jika seseorang sudah mengalami gangguan mental sejak dini, hal itu akan terus berdampak sampai orang tersebut dewasa nantinya.

Nah, untuk itulah Anda harus mewaspadai apa saja gejala yang biasanya timbul dari seseorang yang mengalami gangguan kesehatan mental, baik pada anak-anak maupun diri Anda sendiri. Agar segera diberikan penanganan dan tindakan tepat, dan tidak berakibat fatal di kemudian hari.

Lantas, bagaimana sebenarnya ciri-ciri seseorang mengalami gangguan mental health itu?

  1. Merasakan Suasana Sedih yang Tidak Jelas

Kesedihan yang dialami seseorang biasanya karena sebuah peristiwa yang terjadi dan memukul psikologis orang tersebut.

Namun, apabila Anda mengalami kesedihan yang tak wajar, seperti terus merasa gundah, gelisah, dan rasa tak nyaman yang tak kunjung selesai meski telah banyak menghibur diri, sebaiknya Anda berhati-hati.

Bisa jadi rasa sedih berkepanjangan yang tak wajar itu adalah salah satu ciri dari Anda terkena gangguan kesehatan mental, dan harus segera diatasi agar tidak semakin parah.

Lantas, bagaimana jika rasa sedih tak berkesudahan itu dibiarkan saja? Tentu akan menimbulkan dampak negatif seperti mulai kehilangan nafsu makan, keinginan untuk beraktivitas normal, serta semangat untuk menjalani hidup dan meraih mimpi di masa depan.

Anda harus mengamati juga apakah anak-anak Anda yang masih kecil ataupun sudah remaja, mengalami gangguan seperti itu atau tidak dalam keseharian mereka.

Jika mereka terlihat murung dan sedih tanpa sebab, mulai kehilangan nafsu makan, bermain, beraktivitas, dan juga tak semangat belajar dan bersosialisasi, maka sebaiknya Anda segera mengambil tindakan penanganannya.

Selain itu, yang membahayakan dari rasa sedih yang berkepanjangan tersebut adalah, seringnya muncul perasaan ingin mengakhiri hidup. Itu biasanya terjadi ketika fase kesedihan yang dialami sudah sangat parah.

  1. Marah Berlebihan

Selain merasakan sedih berkepanjangan, terus-menerus marah yang kadang tanpa sebab jelas juga bisa jadi ciri-ciri adanya gangguan kesehatan mental pada seseorang.

Anda perlu mewaspadai jika diri sendiri, anak-anak, atau keluarga memiliki ciri seperti itu. Segera cari tahu penyebabnya dan jika mendekati kondisi gangguan mental, Anda harus segera mendatangi ahli untuk melakukan penanganan yang tepat.

Marah-marah yang berkelanjutan dan sering tanpa sebab yang jelas juga bisa memicu gangguan kesehatan secara fisik. Membuat tekanan darah naik, tak nafsu makan, dan lain-lain.

Akibatnya, tak hanya suasana hati yang buruk, tetapi juga kondisi fisik yang lelah dan semakin melemah yang akan terjadi nantinya.

Salah satu metode untuk mengobati rasa mudah marah ini adalah dengan belajar Silent Mindful Listening. Karena dengan mental yang lebih tenang, emosi lebih mudah terkendali.

  1. Menarik Diri dari Lingkungan

Ingin menyendiri, merasa kesepian atau ditinggalkan seorang diri, atau justru mulai tak nyaman saat berbaur dengan masyarakat, juga bisa menjadi salah satu ciri dari seseorang mengalami gangguan kesehatan mental.

Menarik diri dari masyarakat, mulai tak suka berbaur dan bersosialisasi, gampang tersinggung, dan sangat tertutup dalam segala aspek, bisa mengakibatkan seseorang mengalami banyak perasaan. Seperti marah, sedih, kecewa, dan lain-lain.

Jika perasaan-perasaan negatif mulai timbul, maka hal itu bisa memicu orang tersebut semakin tenggelam dalam suasana psikologis yang tak sehat, serta tentu saja akan memengaruhi kondisi fisiknya.

  1. Berkurangnya Rasa Kasih Sayang

Jika seseorang mengalami perubahan kondisi yang awalnya masih bisa merasakan rasa iba, cinta, dan kasih sayang, kemudian tiba-tiba menjadi dingin, kaku, dan mudah membenci sesuatu, bisa jadi itu adalah ciri orang tersebut sedang mengalami gangguan kesehatan mental.

Ini adalah salah satu tanda yang menonjol, apalagi jika tingkatan gangguan kesehatan mentalnya sudah pada tahap tinggi. Mulai senang melihat orang lain menderita, jatuh, atau dalam keterpurukan adalah salah satu tanda orang tersebut mulai kehilangan rasa sayang dan iba dalam dirinya.

Setelah mengenal beberapa ciri dari gangguan mental health tersebut, ada baiknya Anda juga mengetahui beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah kondisi tersebut.

Biasanya, hal-hal yang bersifat medis memang harus dilakukan oleh ahlinya, terutama dalam hal penanganan jika sudah terjadi kondisi gangguan tersebut.

***

Namun, sebelum terjadi gangguan pada kesehatan mental Anda dan keluarga, sebaiknya lakukan pencegahan dengan hal-hal berikut ini:

Melepaskan Diri dari Prasangka Buruk dan Pikiran Negatif

Kegagalan yang terjadi dalam usaha Anda meraih sesuatu, ketika ada masalah yang datang, atau sedikit singgungan dengan lingkungan, bisa saja terjadi dalam kehidupan ini.

Sikapi yang terjadi dengan lapang dada, ambil hikmah terbaiknya, dan berpikirlah positif bahwa pasti Allah akan mengganti dengan hal yang jauh lebih baik.

Jika Anda menyesali keadaan dengan sangat dalam dan terus-menerus, itu hanya akan membuat kondisi psikologis Anda melemah dan mengalami hal-hal yang negatif.

Mengubah Suasana

Suasana yang dimaksud bisa hati atau lingkungan sekitar. Mengubah suasana hati misalnya dengan meningkatkan mood baik, seperti jalan-jalan, melakukan hobi, makan makanan yang diinginkan, istirahat sejenak dari rutinitas, serta melakukan olahraga ringan sampai menengah.

Sementara mengubah suasana lingkungan bisa dengan mengganti cat rumah, gorden, mengubah posisi furniture yang bisa dipindah-pindah, dan sebagainya.

Suasana yang berubah bisa menyegarkan hati Anda dan keluarga. Apalagi saat mengalami rasa bosan dengan rutinitas yang monoton.

Hindari Pergaulan Buruk

Pergaulan yang tak sehat bisa berisi orang-orang yang memberikan pengaruh buruk ataupun mereka yang bisa menyeret pada tindak kejahatan.

Pengaruh buruk misalnya, seseorang yang suka menghina orang lain, bergosip yang tidak sesuai kenyataan, selalu berusaha menjatuhkan orang lain, atau pergaulan bebas yang menjurus pada tindak asusila dan kriminal.

Hindari pergaulan yang seperti itu. Jika ada orang-orang yang membicarakan buruk tentang Anda, tetapi berbeda dari kenyataan, tak usah hiraukan dan anggap saja seperti angin lalu.

Percayalah pada kemampuan Anda dan bahwa Anda mampu menjalani hidup dengan baik dan sebagai pribadi yang tangguh untuk meraih setiap tujuan dalam hidup ini.

Itulah tadi informasi tentang apa itu mental health, ciri-ciri, dan cara pencegahannya. Semoga bermanfaat untuk Anda sekeluarga.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top